Dialog Huzhaifah dan Rasulullah SAW tentang Dai Penyeru ke Neraka Jahanam

loading…

Suatu ketika Huzhaifah bin Yaman ra yang pakar di bidang fitnah dan masa depan bertanya kepada Rasulullah SAW tentang hal-hal yang buruk. “Dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah tentang hal-hal yang baik tapi aku bertanya kepada beliau tentang hal-hal yang buruk agar jangan sampai menimpaku,” ujarnya.

“Wahai Rasulullah, dahulu kami berada dalam keadaan jahiliyah dan kejelekan lalu Allah mendatangkan kebaikan ini, apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan?” tanya Huzhaifah.

Rasulullah SAW membenarkan. “Ya,” sabda beliau.

“Dan apakah setelah kejelekan ini akan datang kebaikan?” tanya Huzhaifah.

“Ya, tetapi di dalamnya ada asap,” jawab Rasulullah SAW.

Baca juga: Dialog Nabi Musa dan Firaun Tentang Tuhan dalam Al-Qur’an

“Apa asapnya itu?”

“Suatu kaum yang membuat ajaran bukan dari ajaranku, dan menunjukkan (manusia) kepada selain petunjukku. Engkau akan mengenal mereka dan engkau akan memungkirinya,” jawab Rasulullah SAW.

“Apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan lagi?”

Rasulullah menjawab : ”Ya, (akan muncul) para dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam. Barangsiapa yang menerima seruan mereka, maka merekapun akan menjerumuskan ke dalam neraka.”

“Ya Rasulullah, sebutkan cirri-ciri mereka kepada kami,” pinta Huzhaifah.

“Mereka dari kulit-kulit/golongan kita, dan berbicara dengan bahasa kita,” jawab Rasulullah SAW.

“Apa yang anda perintahkan kepadaku jika aku temui keadaan seperti ini?” tanya Huzhaifah.

Beliau menjawab : “Pegang erat-erat jamaah kaum muslimin dan imam mereka”

“Bagaimana jika tidak imam dan jama’ah kaum muslimin?”

”Tinggalkan semua kelompok-kelompok sempalan itu, walaupun kau menggigit akar pohon hingga ajal mendatangimu,” jawab Rasulullah SAW.

Hadis tersebut diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Selain itu, Imam Ahmad juga meriwayatkan hal yang sama dari jalur yang berbeda.

Baca Juga:  Doa Pendek Memohon Hisab yang Mudah

Baca juga: Kisah Sufi yang Diganggu Setan dan Dialog dengan Nabi Khidir

Lalu, siapa sejatinya dai penyeru ke neraka jahanam itu? Imam Muslim dalam riwayat lain menyebut mereka adalah pemimpin yang tidak mengambil hidayah Rasul dan juga tidak mengikuti sunnahnya.

Ungkapan yang sama juga disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Qashash: 41-42. “Dan Kami jadikan mereka pemimpin-pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan ditolong. Dan Kami ikutkanlah laknat kepada mereka di dunia ini; dan pada hari kiamat mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan (dari rahmat Allah).”

Source link

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »
0
    0
    Your Cart
    Your cart is emptyReturn to Shop