Pengertian Dan Manfaat Zakat Fitrah

Pengertian Dan Manfaat Zakat Fitrah – Pengertian Zakat Fitrah. Zakat fitrah berarti menyucikan harta, karena dalam setiap harta manusia ada sebagian hak orang lain. Sehingga tidak ada suatu alasan pun bagi seorang hamba Allah yang beriman untuk tidak menunaikan zakat fitrah karena telah diwajibkan bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, orang yang merdeka atau hamba sahaya, anak kecil atau orang dewasa.

Zakat dalam Al-Qur’an, di antaranya adalah dalam (QS. al-Baqarah [2]: 43)

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Artinya: “Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku'”.

Dan di dalam sebuah Al-Hadits :

Yang artinya : Rasulullah SAW bersabda, “Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; mendirikan salat; melaksanakan puasa (di bulan Ramadan); menunaikan zakat; dan berhaji ke Baitullah (bagi yang mampu)” (HR. Muslim).

Rukun Zakat Fitrah

Niat
Muzakki (orang yang melakukan zakat)
Mustahiq (orang yang berhak menerima zakat)
Sesuatu yang dizakatkan

Dalam QS At-Taubah (9): 60, Allah memberikan ketentuan ada 8 golongan orang yang menerima zakat yakni sebagai berikut:

1. Fakir, adalah mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.
2. Miskin, adalah mereka yang memiliki harta, namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.
3. Amil, adalah mereka yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
4. Mu’allaf, adalah mereka yang baru masuk Islam, dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan dalam tauhid dan syariah.
5. Hamba sahaya, atau budak yang ingin memerdekakan dirinya.
6. Gharimin, adalah mereka yang berhutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya.
7. Fisabilillah, adalah mereka yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya.
8. Ibnu Sabil, adalah mereka yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah.

Besar zakat fitrah yang harus dikeluarkan sebesar satu sha’ yang nilainya sama dengan 2,5 kilogram beras, gandum, kurma, sagu, dan sebagainya atau 3,5 liter beras yang disesuaikan dengan konsumsi setiap orang sehari-hari. Apabila seseorang yang akan menunaikan zakat ingin menggantinya dengan sejumlah uang, maka uang yg diberikan harus sejumlah dengan harga dari 2,5 kilogram beras.

Manfaat Zakat Fitrah

Menghindarkan diri daris sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan
Mensucikan diri kita dari perbuatan-perbatan yang tidak bermanfaat dan sia-sia
Tidak merasakan khawatir atas dirinya maupun harta yang dimilikinya, sehingga membuat hidup menjadi tenang
Mempererat persaudaraan satu sama lain

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
WhatsApp us